lumba-lumba

Labels

Tampilkan postingan dengan label Tanya Mengapa?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanya Mengapa?. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Mei 2013

Mengapa Telur Rebus Setelah Direndam Mudah Dikupas?



Hampir setiap benda akan memuai jika dipanaskan dan akan menyusut jika didinginkan.
       Akan tetapi, derajat pemuaian dan penyusutan itu berlainan bagi tiap benda. Telur ayam terdiri dari kulit telur yang keras serta putih telur dan kuning telur yang lunak. Derajat pemuaian dan penyusutan ketiga bagian telur itu juga berlainan. Perbedaan ini tak begitu kentara kalau perubahan suhu tidak besar atau agak merata. Tapi kalau ada perubahan suhu yang drastis, derajat penyusutan kulit telur dan putih telur tidak sama.
       Waktu telur ayam yang baru matang direbus itu direndam dalam air dingin, kulitnya tiba-tiba menyusut sementara putih telurnya masih dalam suhu semula dan volumenya tidak menyusut. Pada saat inilah sebagian dari putih telur didesak oleh kulit itu ke ruang kosong telur. Kemudian putih telur juga berangsur-angsur menyusut karena suhunya turun.
       Karena derajat penyusutan kulit telur, putih telur dan kuning telur tidak sama, maka akan terjadi pemisahan antara putih telur dengan kulit telur. Oleh sebab itu telur ayam rebus mudah dikupas setelah direndam dalam air dingin.

Mengapa Urine Warnanya Kuning dan Berbau Khas?



       Mungkin sebagian orang banyak yang tidak memperhatikan hal ini. Maklum saja, barangkali lantaran urin hanyalah air 'buangan' sehingga detailnya luput dari perhatian kita. Memang jika diperhatikan sekilas urin ini tak lebih dari sekedar air pipis. Namun jangan salah, air pipis ini dapat memberitahu tentang kondisi kesehatan dari tubuh kita. Masa? Ya, benar. Salah satu contohnya, mengecek seseorang apakah menggunakan narkoba atau tidak dapat dideteksi melalui air kencingnya.

       Jika kita minum banyak air dan tidak terlalu berkeringat, urine kita biasanya pucat, dan hampir bening. Namun, jika kita dehidrasi karena kurang minum atau berkeringat secara berlebihan, urine kita akan lebih pekat dan akibatnya lebih bau dan lebih gelap.

      Pernahkah sobat memperhatikan bahwa urin berwarna kuning? Ya, tapi tidak selamanya urin berwarna kuning. Terkadang berwarna putih, bahkan coklat. Nah, setiap warna tersebut memberikan 'informasi' tentang kondisi tubuh kita.

Urine bisa tidak berbau atau memiliki bau yang khas. Urine sebenarnya cukup steril ketika meninggalkan kantong kemih, kecuali orang yang buang air itu menderita infeksi. Tetapi, begitu terkena udara, urine mulai rusak oleh bakteri yang berasal dari bagian luar saluran kencing dan kulit. Bakteri menyebabkan garam dalam urine, terutama urea, diubah menjadi sejumlah zat kimia, termasuk amonia, yang baunya menjijikkan.

Selain tingkat hidrasi, terdapat beberapa faktor lain yang bisa memengaruhi warna dan bau urine: Urine cokelat kemerahan mungkin disebabkan oleh obat-obatan tertentu, makanan yang mengandung blackberry atau akar bit, atau adanya darah dalam urine.

Urine hijau dan berbau mungkin disebabkan oleh konsumsi asparagus.

Urine oranye gelap, kuning, atau cokelat mungkin terjadi pada penderita sakit kuning, karena pigmen empedu dalam darah terlalu banyak, sehingga urine mengandung lebih banyak pigmen ini.

Urine kuning terang mungkin disebabkan konsumsi suplemen vitamin B.

Beberapa penyakit bisa menyebabkan perubahan bau urine. Misalnya, infeksi bakteri E, coli bisa menimbulkan bau busuk, sedangkan diabetes atau kelaparan bisa menyebabkan urine berbau manis seperti buah-buahan.

Nah masihkah sobat bersikap 'cuek' terhadap urin? Mulailah untuk memperhatikan kesehatan anda dengan memperhatikan urin anda, siapa tahu bisa untuk mengidentifikasi adanya gangguan yang ada dalam tubuh dengan sedini mungkin!  (^.^)



Mengapa Rambut bisa Beruban?


Rambut yang berubah menjadi putih atau  abu-abu (beruban) seiring dengan bertambahnya usia terjadi karena folikel di dasar batang rambut berhenti memproduksi melanin. Setiap folikel berisi jumlah sel-sel pigmen yang terbatas. Sel-sel pigmen ini menghasilkan pigmen melanin, zat kimia yang memberikan warna pada rambut. Warna rambut (hitam, coklat, pirang) tergantung pada seberapa banyak rambut mengandung melanin. Seiring bertambahnya usia, sel-sel pigmen dalam folikel secara bertahap mati. Hal ini menyebabkan rambut yang tumbuh kekurangan pigmen sehingga berwarna abu-abu atau putih. Kematian sel pigmen ini terjadi secara bertahap, itu sebab rambut putih juga muncul bertahap pula.

Rabu, 22 Mei 2013

Mengapa Lebah Mati setelah Menyengat?

       Bahwasanya lebah (lebah pekerja) seringkali menyengat orang. Oleh karena itulah maka lebah sangat ditakuti orang. Namun sebenarnya lebah tidak segera menyengat begitu saja, kecuali dalam keadaan terpaksa, karena menyengat itu akan membawa maut baginya.

Dalam keadaan bagaimanakah lebah itu baru menyengat orang?

       Lebah tidak menyukai warna hitam, juga bau minuman keras, bawang, brambang dan sebagainya, maka apabila Anda mendekatinya dengan mengenakan pakaian berwarna hitam, atau bila mulut Anda berbau arak, bawang atau berambang, anda akan menanggung resiko disengat olehnya. Selain itu, seperti halnya dengan binatang lainnya, lebah mempunyai naluri atau insting membela diri, maka jika Anda memukulnya, mungkin Anda akan disengatnya juga.

Mengapa lebah itu mati setelah menyengat?

       Di tembereng terakhir pada badan belakang lebah pekerja terdapat sebuah lubang tempat tersembunyinya alat menyengat. Sengat itu runcing sekali dan mempunyai banyak kait, dan pipa sengat itu berlubang di dalamnya. Di dalam badan belakang lebah itu terdapat sebuah kelenjar bisa yang dapat mengeluarkan cairan berbisa yang dialirkannya melalui lubang sengat ke dalam luka yang ditimbulkan oleh sengatan tadi. Bisa itu menimbulkan rasa sakit di dalam luka. Waktu sengat itu ditarik ke luar sehabis menyengat, alat itu akan terkoyak dari badan belakang dan bersamaan dengan itu sebagian jeroan atau isi perutnya pun ikut tertarik ke luar oleh karena kait sengat itu melekat demikian kencang dan eratnya dengan kulit manusia. Luka parah itu tidak dapat sembuh, dengan demikian lebah itu niscaya akan menemui ajalnya. Maka dari itu pada umumnya lebah tidak akan sembarangan menyengat orang. Akan tetapi, apabila lebah itu menyengat serangga yang berkulit keras sekalipun, sengatnya dapat ditarik ke luar dari luka yang ditimbulkannya dengan selamat.


Mengapa Nyamuk Cenderung Menggigit Orang yang Berpakaian Hitam?



       Nyamuk mempunyai sepasang mata besar yang hampir merupakan tiga perempat dari bagian kepalanya. Mata itu terdiri dari sejumlah mata kecil, mata majemuk namanya. Mata majemuk selain dapat membedakan benda, dapat pula membedakan berbagai macam warna serta kuat lemahnya cahaya.
       Sebagian besar nyamuk menyukai cahaya yang lemah atau redup dan tidak menyukai cahaya yang kuat atau terang benderang. Meskipun demikian sebagian besar nyamuk juga tidak suka berada dalam keadaan yang gelap gulita. Oleh karena nyamuk itu banyak jenisnya, maka kesukaan para nyamuk terhadap kuat lemahnya cahaya pun tidak sama tingkatannya. Misalnya nyamuk demam kuning atau demam berdarah (Aedes) kebanyakan aktif di siang hari, sedangkan nyamuk-gigit (Culex) tidur di siang hari dan baru aktif pada petang hari atau sewaktu fajar merekah. Baik yang bergerak di siang hari maupun yang melakukan aktivitas di malam hari, kedua-duanya menjauhkan diri dari cahaya yang terang benderang; sekalipun nyamuk Aedes atau Culex pipiens yang biasa aktif di siang hari, mereka juga mulai bergerak sesudah lewat pukul 3 atau 4 sore.
       Apabila kita mengenakan pakaian hitam, warna itu akan memantulkan cahaya yang redup agak gelap yang sesuai dengan kesukaan sebagian besar bangsa nyamuk; sebaliknya jika kita mengenakan pakaian putih, pemantulan cahaya menjadi jauh lebih terang sehingga nyamuk takut untuk mendekat. Oleh karena itulah orang yang memakai pakaian berwarna hitam memiliki peluang lebih besar untuk digigit nyamuk daripada yang memakai pakaian berwarna putih.


 

Blogger news

Blogroll

CBOX


Get this widget!
Toad Jumping Up and Down